Good Link to practice your basic English: visit this....http://www.voanews.com/learningenglish/theclassroom/activities/
Rabu, 18 April 2012
Rabu, 14 Desember 2011
Pengalaman Kerusakan Listrik di Rumah
2 Hari yang lalu, tepatnya tanggal 12 Desember 2011, Listrik di rumah selalu mati (bahasa Jawa nya "njeglek"). Kucoba untuk mencabut semua yang tersalur ke stop kontak, dan kunyalakan lagi. Ternyata, tetap saja down, bahkan akhirnya saklar di meteran sudah tidak kuat di on kan. Akhirnya, aku putuskan telpon ke pengaduan PLN. Datanglah 3 petugas yang langsung menanyakan trouble yang terjadi. Setelah aku terangkan, langsung semua di cek, bahkan beberapa stop kontak dibuka untuk memastikan semuanya beres. Akhirnya ditemukan di kotak meteran ada kabel yang kendor. Setelah dikuatkan lagi, saluran listrik dinyalakan lagi dan sekitar 2 jam, setelah petugas meninggalkan rumah, listrik padam lagi. Sekitar jam 19:00 aku laporkan lagi ke PLN dan dikirim lagi 3 petugas yang berbeda.Meskipun agak terjadi sedikit perdebatan dengan para petugas PLN masalah trouble shooting, akhirnya pukul 21:30 listrik menyala meskipun lantai atas tidak bisa menyala. Pukul 23.:35 listrik padam lagi dan saklar di kontak utama tidak kuat dinyalakan lagi. Akhirnya, sampai pagi kita tanpa listrik menyala. Esok harinya, pagi2 sekali aku mendatangi seorang teman lama yang bekerja di PT KAI sebagai teknisi kelistrikan, dan sore harinya sekitar pukul 16.30 dia datang dan langsung menganalisis kerusakan. Sekitar 45 menit lampu bisa menyala lagi dan sampai saat aku menulis ini, lampuku tidak padam lagi. Kesimpulanku: ternyata teknisi lapangan PT PLN tidak cukup profesional untuk menangani kerusakan peralatannya sendri. Buktinya 2 tim teknisi yang dikirim tidak bisa menyelesaikan masalah selama sehari. Lalu buat apa mereka dipekerjakan? Carilah tenaga yang profesional dan bisa melayani pelanggan dengan sopan dan baik. Dengan pengalaman ini, aku akan selalu menggunakan tenaga profesional lain yang qualified dan responsible terhadap pekerjaanya hingga semua bisa tuntas.
Diposkan oleh MAHAVIKRI di 21:25 0 komentar Link ke posting ini
Sabtu, 10 September 2011
EXAMPLES OF DOING GREETINGS, INTRODUCING, and LEAVE TAKINGS:
Please, study them and then create your videos of the same things of your own (find your close friends).
Diposkan oleh MAHAVIKRI di 07:22 0 komentar Link ke posting ini
Jumat, 01 April 2011
Topeng-topeng pendidikan
TOPENG - TOPENG PENDIDIKAN
atas nama pendidikan
orang tua siswa diminta biaya
agar anak didik berjaya
itu kata mereka
nyatanya?
anak semakin sengsara
ilmu tiada
caci maki merajalela
atas nama pendidikan
gedung dibangun menjulang
bak kerajaan langit seribu dayang
angan meninggi buat kepayang
nyatanya?
anak semakin gentayangan
ilmu melayang
cibiran mengambang
atas nama pendidikan
semua direkayasa
agar tak kentara
dibalut dengan sutera
juga dengan mantera dan do'a
nyatanya?
anak tetap bego
mirip anak kebo
yang dimandikan setiap rebo
Awal April 2011
Label: pendidikan
Diposkan oleh MAHAVIKRI di 16:03 0 komentar Link ke posting ini
Kamis, 03 Februari 2011
Presensi Sidik Jari: Pro dan Kontra
Presensi Sidik Jari (PSJ) yg sedang di ujicobakan di bbrp sekolah di Kota Yogya dgn pemberlakuan PP53 ternyata menimbulkan pro kontra, terutama di kalangan pendidik (guru).Dengan tuntutan 37.5 jam efektif perminggu, ternyata pemberlakuannya terhadap guru dapat meresahkan. Bayangkan, akumulasi yg dihitung adalah ketidakhadiran, artinya jika seorang guru yg kehadirannya kurang dr yg ditentukan (37.5 jam murni, bukan jam pelajaran), maka ketidakhadiran tsb dihitung. Tapi jika seorang guru yg dikantor lebih dr jumlah jam yg ditentukan, TIDAK dihitung. Misal, guru A mengajar dr jam ke 1 s/d jam ke 10 dimana kehadiran dihitung hanya dr jam 6.45 s/d 13.30, padahal dia mengajar s/d jam 14.30. Nah, kelebihan 1 jam murni itu oleh Pemkot tidak dihitung sebagai akumulasi positif yg dpt dipergunakan jika guru A tsb. suatu saat mungkin punya waktu yg kurang sehingga dpt untuk menutupi kekurangan jam. Sehingga guru tsb tidak merasa dirugikan mengingat dia memang mengajar lebih dr ketentuan. Jika hal ini tidak diakomodir oleh Pemkot, yakinlah bahwa dampaknya ke depan tetap akan ke siswa. Bukankah guru tsb bisa saja pulang jam 13.30 dan hanya memberikan tugas kepada siswa? Bukankah ini maunya Pemkot? Nah, alangkah baiknya bila menerapkan suatu aturan haruslah yg BERKEADILAN, sehingga semua berjalan sebagaimana harapan semua. PSJ harus didukung karena demi ketertiban semua. Tapi ya harus yang berkeadilan. Setujuuuuuuuu????
Diposkan oleh MAHAVIKRI di 21:04 0 komentar Link ke posting ini
Rabu, 13 Oktober 2010
Link to My Facebook
Selama ini penggunaan dana operasional di sekolah, baik yg berasal dari pemerintah maupun ortu murid,hampir tidak pernah ada yg mengontrol dari lembaga yg benar-benar independen dan peduli dgn pendidikan. Sehingga, hal ini semakin menyuburkan tikus-tikus di sekolah. Bisa tikus wirok ataupun curut.Komite Sekolah nampaknya sulit diharapkan. Bawasda, sami mawon karena kalau ndak ada laporan mdak pernah sidak. Melihat geliat KPK yg semakin mantap, alangkah baiknya jika Lembaga ini bisa membantu pengawasan dan pengontrolan dana di sekolah. Jangan dikira di Area Pendidikan ndak ada korupsi. Kalau udah tahu aslinya, wah pasti geleng-geleng kepala sampai ndak bisa berhenti. Coba aja buktikan.
Diposkan oleh MAHAVIKRI di 22:00 1 komentar Link ke posting ini


